Selasa, 29 Maret 2022
Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Datangi LDII Solo, Ada Apa?
Pakar Ekonom DPP LDII: Ketahanan Ekonomi Nasional Tidak Terlepas Dari Peran Keluarga
Rabu, 23 Maret 2022
Gelar Vaksinasi Massal, DPW LDII Bali Tuai Apresiasi Dari Kepala Intelijen Daerah Bali
JatengNews | DENPASAR – Kepala Badan Intelijen Daerah (BINDA) Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo mengapresiasi LDII Bali yang sudah menghimpun 1.000 orang lebih untuk menerima vaksin booster.
Ini bukan pertama kali LDII Bali mengumpulkan massa dalam jumlah besar untuk menerima vaksin. Beberapa waktu lalu, saat menggelar vaksinasi dosis 1 dan 2, Binda Bali juga bekerjasama dengan LDII.
“Vaksinasi hari ini, khusus di LDII Bali kami targetkan seribu orang lebih,” ujar Hadi Purnomo disela meninjau vaksinasi booster kerjasama Binda Bali dan LDII Bali di Gedung LDII Bali, Rabu (22/3).
Tidak hanya diikuti oleh warga LDII, masyarakat umum juga antusias mengikuti vaksinasi. Mereka terlihat antre sejak acara belum dibuka. Acara juga sempat ditinjau Deputi IV BIN, Mayjen TNI I Gede Made Kartikajaya didampingi Kepala Binda Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo. Mereka diterima pengurus LDII Bali, H Hardilan, H Kafilari Rohimanto, dan H Agus Purmadi.
Dijelaskan lebih lanjut, setiap hari Binda Bali menargetkan 9.000 dosis vaksin tersalurkan kepada masyarakat. Setiap kabupaten/kota rata-rata seribu dosis per hari.
Dengan capaian 9.000 dosis per hari, pihaknya berharap dapat menghabiskan jatah vaksin yang masa kedaluwarsanya habis Maret ini.
“Selama Maret ini kami menyediakan 270 ribu dosis. Sekarang sudah mencapai 73 persen, kemungkinan akhir Maret 270 ribu dosis bisa tersalurkan,” imbuh mantan Kapolresta Denpasar itu.
Ditanya alasan menggandeng LDII untuk vaksinasi, Hadi menyebut karena beberapa waktu lalu sudah pernah bekerjasama dengan LDII. Saat itu pihaknya bekerjasama dengan LDII menggelar vaksinasi dosis 1 dan 2.
“Waktu itu kami susah mencari massa untuk diberi vaksin dosis 1 dan 2, karena capaian vaksinasi di Bali sudah tinggi. Kami kemudian minta tolong LDII membantu mencarikan massa. Saat itu berhasil dan mencapai 1.000 lebih peserta,” tegas Hadi.
Untuk kegiatan vaksinasi Binda Bali dibantu Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan TNI/Polri. Meski sudah divaksin, ia mengimbau masyarakat taat prokes.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Bali, H Kafilari menyebut vaksinasi booster dengan Binda Bali ini dalam rangka meningkatkan imunitas masyarakat. “Kami mengapresiasi Binda, sehingga warga Bali dan masyarakat secara umum sudah tervaksin,” terang Kafilari.
Hal senada diungkapkan H Hardilan. Hardilan mengungkapkan, selaian bekerjasama dengan Binda, LDII juga bekerjasama dengan aparat terkait seperti TNI/Polri dan Pemkot Denpasar. “Semoga upaya kami ini bisa membantu masyarakat. Target kami hari ini 1.000 lebih,” kata Hardilan.
Di sisi lain, walau warga sudah antre sejak pagi, peserta vaksin terlihat tertib. Salah satu warga sekaligus tokoh masyarakat setempat, Anak Agung Ngurah Suarta juga mengapresiasi vaksinasi booster yang digelar LDII Bali.
“Sebelumnya saya vaksin dosis satu juga di LDII. Sekarang dosis tiga di LDII Bali juga. Saya dan semeton (saudara) muslim, khususnya dari LDII sudah lama saling mengenal dan berbagi,” kata pria paruh baya itu.
Dia berharap 80 persen masyarakat Bali sudah menerima vaksin booster, sehingga perekonomian Bali bangkit. “Bali ini ekonominya dari pariwisata, kami mengandalakn tamu (wisatawan) yang datang. Kalau semua orang divaksin, maka bisa aman,” tukasnya. (jay)
Ketum DPP LDII Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan di MUSWIL V DPW LDII Banten
Selasa, 22 Maret 2022
MUSWIL V LDII Banten Tekankan Pembentukan SDM Profesional & Religius
Jumat, 25 Februari 2022
LDII DIY Pimpin Doa Bersama Lintas Agama Hadapi Pandemi & Perubahan Iklim
Pandemi Covid-19 dan perubahan iklim yang terjadi saat ini menimbulkan kekhawatiran tentang sistem ekonomi dan cara mengatur kehidupan baru di masyarakat. Menghadapi ini, perlu upaya bersama menuju budaya peduli dan memberikan tanggapan efektif terhadap krisis ekologi.
Menjawab kondisi tersebut, Aliansi Mahasiswa Nusantara menggelar Doa Bersama Lintas Agama dengan tema "Bumi Rumah Bersama, Satukan Tangan Hadapi Perubahan Iklim dan Pandemi Covid-19" di Taman Wisata Candi Prambanan, Rabu (23/2/2022). Lahir pada saat awal pandemi di Indonesia, aliansi ini terdiri dari alumni/mahasiswa yang pernah mengenyam pendidikan di Yogyakarta, berasal dari nusantara, Sumatera hingga Papua. Pandemi adalah awal mula keluarga baru tercipta, yang bersatu dalam Bhinneka Tunggal Ika.
Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dilaksanakan secara live on the spot dan streaming melalui zoom dan YouTube. Dibuka oleh Gubernur D.I. Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, dihadiri Wakil Menteri LHK Alue Dohong, M.Sc., Ph.D., Direktur Utama Taman Wisata Candi (TWC) Edy Setjiono, Penghageng Kraton Yogyakarta GKR Bendara, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Manurung yang hadir virtual dan beberapa pemuka agama.
"Doa bersama yang diejawantahkan oleh para mahasiswa dari berbagai daerah, pemuka agama, pemangku kebijakan, pemerhati lingkungan, pelaku pariwisata dan UMKM, sebagai salah satu wujud bahwa kita mendekatkan diri kepada Tuhan, seiring dengan semua ikhtiar yang dilakukan dalam menghadapi ujian krisis iklim dan pandemi Covid-19," kata Altingia Arie, Aliansi Mahasiswa Nusantara.
Pembacaan doa secara on the spot dilakukan oleh enam pemuka agama yang terdiri dari Islam Ustadz Endri Sulistyo, Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) DIY, Kristen Pdt. Benaya Agus Dwihartanta, S.Th., M.Si., GKI Wongsodirjan Yogyakarta, Katolik Romo Santo dari Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Kemetiran, Yogyakarta, Buddha Pandita Muda Totok Tejamano, S.Ag., M.Hum., Wakil Ketua Hubungan Lintas Iman Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) DIY, dan Konghucu Tao Cin Eka Putera dari Yogyakarta.
Sementara secara virtual dibacakan oleh Ustadz Umar Dani, S.Sos. dari Jambi (Islam), Pdt Karel Burdam, S.Ag. dari Gereja Zoar Klaligi Kota Sorong, Papua (Kristen), RP. Anthonius Y. B Toras, OCD. (Pater Yonis) dari NTT (Katolik), Pndt. Nyoman Sumiarta daro Pura Agung Wira Dharma Samudra, Jakarta Selatan (Hindu), Sri Kuncoko Weni, S.Ag., M.Pd.B., Penyuluh Agama Buddha, Kementerian Agama DKI Jakarta (Buddha), dan Ws Adjie Chandra, Pengasuh Lithang (tempat ibadah Khonghucu) Jagalan-Surakarta (Konghucu).
"Melalui kegiatan ini, bersama kami merangkul yang sedang berjarak, berusaha menautkan tangan untuk tetap gotong royong, membantu sesama tanpa memandang suku, agama, ras, dan budaya, merengkuh hati yang tidak bisa berjumpa sanak saudara, penghibur bagi mereka yang hampir hilang asa," ujar Altingia.
Acara ini didukung oleh PT. TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko sebagai penyedia venue teater pentas Rama Shinta, Prambanan, ujud sinergi dengan generasi muda seluruh nusantara yang ada di dalam Aliansi Mahasiswa Nusantara.
"Selain souvenir bibit tanaman dan doa bersama, kami juga menampilkan teatrikal nusantara berupa performance art terkait perubahan iklim dan pandemi Covid-19 yang diperankan oleh kawan-kawan Aliansi Mahasiswa Nusantara," ungkapnya.
Souvenir bibit didukung oleh Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL) Serayu Opak Progo (SOP), yang merupakan instansi unit KLHK di Yogyakarta. Selain itu, dukungan diperoleh dari BPBD DIY dan Dinkes DIY, Brimob Gondowulung, CV. Karya Bersama, Petrified Wood Indonesia dan KMB Barbershop.
Terpisah, Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., yang turut hadir pada kegiatan tersebut menyambut baik acara Doa Bersama Lintas Agama. "Acara ini baik sekali. Sebagai hamba Allah, kita wajib memanjatkan doa dan memohon pertolongan hanya kepada Allah sebagai satu-satunya zat yang berhak disembah," katanya.
Tentu ikhtiar terus dilakukan, seperti mengamalkan prokes 10 M sebagaimana yang digaungkan oleh DPP LDII. Di antaranya memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan memakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas, makan makanan yang bergizi dan minum vitamin, melakukan olahraga, mengusahakan hati bisa selalu gembira dan tidak stres, memperbanyak ibadah dan berdoa, memasrahkan diri kepada Allah dan khusnudzon billah. "Selain itu, kita pun seyogyanya peduli dan berkomitmen menjaga kelestarian bumi," katanya yang juga Dosen Fakultas Kehutanan UGM.
Ditambahkan Atus, LDII DIY turut pula mendorong warganya guna pilah pilih sampah dalam program sampah jadi jariyah, penanaman untuk mendukung kesejahteraan keluarga dan UMKM kain ecoprint, "Termasuk dakwah LDII membina orang iman yang cinta kebersihan lingkungan dan hemat dalam bersuci," imbuhnya.
DPD LDII Kabupaten Karanganyar Gelar Sertijab Kepengurusan PC dan PAC se Karanganyar
LDII TULANG BAWANG | Karanganyar, (24/02 ), Suasana pedesaan yg tentram tanpa hiruk pikuk kendaraan, dan udara yang sejuk tanpa polusi udara sampailah di Masjid Baitul A'la tempat pengajian binaan LDII Dusun Dondong Desa, Selokajang, Wukirsawit, Kec. Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57785. Kamis 24/02/2022.
Hadir beberapa tokoh masyarakat Ketua DPD II LDII Karanganyar Drs H. Sarwanto MM, Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag., S.H., M.H. anggota DPR-RI Komisi VIII Forkopimcam Jatiyoso dll.
Acara penyerahan SK pengurus PC LDII Kecamatan Jatiyoso dan PAC-PAC desa Jatiyoso yang terdiri dari : Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII ) Kecamatan Jatiyoso Ketua : Joko Purwanto SI Pust Sekretaris : Rudi Hidayat Spd.
1. Desa Wukirsawit Ketua : Maryanto Sekretaris : Ridwan Alfin Fauzi
2. Desa Karangsari Ketua : Sardiyanto Sekretaris : Abdul Azis Al Fauzi, S.Geo
3. Desa Jatisawit Ketua : Suwarso Sekretaris : Yaze Eko
4. Desa Jatiyoso Ketua : Suratno Sekretaris :Suyatno
5. Desa Wonorejo Ketua : Tarmo Sekretaris :Ratno
6. Desa Tlobo Ketua : Sukiman Sekretaris :Ngadino
Dalam acara tersebut Hj. Endang Maria Astuti, S.Ag., S.H., M.H. sebagai anggota DPR-RI tugas Komisi VIII memaparkan dan mensosialisasikan Undang-undang perlindungan perempuan dan anak PPPA No. 13 Tahun 2020 tentang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Dari Kekerasan Berbasis Gender Dalam Bencana. sesuai lingkup tugas Komisi VIII di bidang: Agama, Sosial, Kebencanaan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.
Drs H. Sarwanto MM menginstruksikan setelah menerima SK supaya segera menjalankan tugasnya dengan berkomunikasi yg baik dengan tokoh Masyarakat tokoh Agama di jajarannya masing-masing. Bangun 6 karakter luhur yaitu rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah, dan semangat kerja keras.
Ikut membangun Kabupaten Karanganyar yang tentram maju produktif berdaya saing. tutupnya. (ghoni)
-
Hesti Farid, Warga LDII Pedan turut serta dalam aksi donor darah. Pedan, Klaten (12/9)– Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan ...
-
foto ilustrasi haji. Ustad Ivan, Mubaligh LDII asal Palembang, Sumsel saat di Baitulloh. Jakarta (15/5). Cuaca panas dengan suhu antara 45-...
-
Santri Ponpes LDII Klaten ikuti Webinar yang digelar FKKI. Foto: Rizal PM Klaten, 30 November 2024 – Dalam rangkaian peringatan ...