Selasa, 06 Desember 2022

Ratusan Pesilat Bertarung di Blora, Ada Apa?


Blora, Selasa (06/12) - Sebanyak 778 pesilat Se Jawa Tengah penuhi GOR Mustika Blora. 
Mereka berasal dari 34 kontingen yang mengikuti kegiatan Pra-Porprov Pencak Silat Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Umum IPSI Jawa Tengah dan dihadiri perwakilan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid Olahraga Prestasi (Dr. M. Aziz Ariyanto, M.Pd.) menyampaikan harapannya, “sasaran utama adalah atlet bisa berprestasi di tingkat Internasional. Karena Pencak silat di Jawa Tengah tidak bisa diragukan lagi. Sebab, pada pelaksanaan POMNAS kemarin, Jawa Tengah menyabet juara umum”. Ungkapnya.

Diketahui saat ini terdapat 4 atlet asal Jawa Tengah yang masuk program PELATNAS. Salah satunya atlet dari Persinas Asad Jawa Tengah yaitu Khoirudin Mustakim yang pada pelaksanaan POMNAS XVII 2022 kemarin meraih medali emas.

Selain membuka kegiatan tersebut, Ketua Umum IPSI Jawa Tengah juga memberikan sambutan kepada seluruh atlet maupun pelatih & tamu undangan yang hadir, “sesuai dengan harapan Bapak Prabowo (Ketum PB IPSI) mari kita dukung pencak silat supaya dapat go olimpiade”. Ucapnya.

“Selamat bertanding, jaga sportifitas & jaga kerukunan antar sesama”. Pungkasnya.

Senin, 05 Desember 2022

DPD LDII Kab. Pesawaran Gelar Konsolidasi Organisasi LDII, Ini Pesan Ketua DPW LDII Lampung




Pesawaran (4/12). Konsolidasi merupakan cara yang efektif dalam memperkuat hubungan antar pengurus, antar organisasi dan hubungan antara organisasi dengan  masyarakat.

Konsolidasi menjadi kebutuhan dalam pengelolaan organisasi, sejalan hal tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Pesawaran menggelar konsolidasi pengurus organisasi tingkat DPD, PC dan PAC LDII se-Kabupaten Pesawaran Triwulan IV Tahun 2022, dengan mengusung tema " Meningkatkan Kinerja Pengurus Untuk Mewujudkan Organisasi yang Berintegritas , Profesional, Religius Mendukung Pesawaran Maju " di Masjid Darul Ikhsan, Sungai Langka, Gedungtataan.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua DPW LDII Provinsi Lampung  dr. Aditya., M. Biomed, didampingi sekretaris Drs. Heri Sensustadi, dewan penasehat H. Warsono, SE., M. Pd.

Pada arahanya Aditya mengatakan Pengurus ditingkat PC atau PAC supaya lebih aktif menjalin silaturahmi dengan  instansi terkait sehingga tercipta jalinan yang erat, harmonis.

"Tingkatkan kinerja dalam pengelolaan organisasi, berkiprah ditengah masyarakat, mewujudkan keharmonisan dan kerukunan dalam keberagaman, tingkatkan integritas kepada bangsa dan negara" Ucap Aditya


Sementara itu H. Heri Sensustadi Sekretaris DPW LDII Provinsi Lampung dalam paparannya menjelaskan tentang pentingnya pengelolaan administrasi organisasi sampai dengan tingkat PAC, seperti pengarsipan dokumen, pelaporan kegiatan.

"Kami menghimbau kepada PC dan PAC LDII  se-Kabupaten Pesawaran agar melaporkan secara rutin kegiatan yang telah dilakukan sesuai tingkatannya" Harap Heri

"Dalam menyusun Program Kerja untuk tahun 2023, hendaknya Delapan Bidang Pengabdian LDII Untuk Bangsa harus menjadi Program Prioritas" Jelas Heri

Adapun Delapan Bidang Pengabdian LDII Untuk Bangsa diantaranya adalah:

Pertama, pada bidang keagamaan, LDII terus mengupayakan agar dakwah Islam merupakan hak setiap ummat Islam. Dengan demikian, LDII perlu memberi perhatian kepada kelompok-kelompok masyarakat marjinal yang selama ini kurang diperhatikan, seperti masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan, penderita tuna rungu dan disabilitas lainnya, penderita kusta, dan narapidana.

Kedua, pada bidang kebangsaan, LDII akan terus mengupayakan bahwa Bahasa Indonesia merupakan aset pemersatu bangsa. Oleh karena itu, Bahasa Indonesia perlu terus dibina dan dikembangkan.

Ketiga, pada bidang pendidikan, LDII akan terus membantu pemerintah dalam membangun sistem pendidikan yang fokus pada pendidikan karakter “Profesional Religius”, yang mengkombinasikan moral character dan performance character yang bersumber dari ajaran agama Islam dan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia. LDII melaunching platform pendidikan yang diberi nama Pondok Karakter.

Keempat, pada bidang kesehatan, LDII akan terus mendorong program program pemerintah dalam penggunaan obat herbal, berdampingan dengan penggunaan obat konvensional, sehingga obat herbal bukan sebagai komplementary atau pelengkap, melainkan menjadi obat yang memiliki khasiat tersendiri.

Kelima, pada bidang energi baru dan terbarukan, LDII akan terus mendorong agar energi baru dan terbarukan ini dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan, mengingat potensinya yang sungguh sangat massif di Indonesia, dan hingga saat ini, masih kurang dioptimalkan.


Keenam, pada bidang perekonomian, LDII akan terus mendorong bahwa perekonomian seyogyanya disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan yang dapat diwujudkan melalui pengembangan ekonomi syariah, yang lebih menekankan kerjasama, bukan melulu persaingan bebas dalam mekanisme ekonomi pasar.

Ketujuh, pada bidang penggunaan teknologi digital yang di Indonesia sangat massif dewasa ini, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, maka LDII akan terus mengupayakan agar penggunaan teknologi digital hendaknya lebih diarahkan pada hal-hal yang sifatnya produktif dan positif, bukan hanya pada yang konsumtif. Dengan demikian, sisi negatif dari teknologi digital ini dapat dieliminir.

Kedelapan, pada bidang pangan, LDII mendorong agar Indonesia dapat mewujudkan ketahanan pangan. Untuk itu, lahan-lahan tidur yang tidak produktif seperti lahan gambut supaya diinovasi agar dapat menjadi lahan yang produktif, yang pada gilirannya dapat mewujudkan kemandirian pangan di Indonesia.

"Hendaknya Delapan Bidang Pengabdian LDII Untuk Bangsa itu menjadi acuan, tentunya disesuaikan dengan kondisi setempat kata Heri yang juga ketua Sako SPN Lampung.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD H. Budi Sutrisno, Teguh Raharjo Sekretaris, Pengurus DPD, ketua PC dan PAC se-Kabupaten Pesawaran (Rizal PM)

Minggu, 04 Desember 2022

Gelar Fisik Persinas ASAD Putri, Ini Pesan Wakapolsek Kemalang Klaten



Klaten (4/12) - Dalam rangka menjaga serta meningkatkan stamina dan kemampuan Atlit Putri Perguruan Silat Nasional (PERSINAS ASAD), Pengurus Persinas ASAD Kecamatan Kemalang melaksanakan Latihan Fisik Gabungan. 

Pelatihan Fisik Persinas ASAD Putri Gemilang tahun 2022 ini mengambil tema:
"Ngluruk tanpo bolo, menang tanpo ngasorake, sekti tanpo aji-aji, sugih tanpo bondo (mendatangi tanpa membawa bala tentara, menang tanpa menjatuhkan, sakti tanpa aji kesaktian, kaya tanpa harta)".

Latihan Fisik Atlit Putri Persinas ASAD ini adalah gabungan dari Atlit Putri dari Kecamatan Manisrenggo dan Atlit Putri dari Kecamatan Kemalang sendiri. 

Dari informasi yang dihimpun, kegiatan Fisik Pesilat Putri ini dihadiri oleh Mbah Walijo sesepuh Persinas ASAD Nasional yang juga menjadi Pelatih Fisik, Wakapolsek Kemalang Iptu Nyoto, SH,.MH.CM, Pembina Persinas ASAD Kemalang H. Sukirno, Spd, dan 100 orang Atlit atau Pesilat Putri Persinas ASAD. 

Dalam sambutan pembukaannya, 
Ketua Persinas ASAD Kecamatan Manisrenggo, Mochamad Rozak menyampaikan bahwa kami selaku Penyelenggara kegiatan berharap agar para Pesilat Putri yang melaksanakan kegiatan fisik ini bisa menjadi Pesilat yang tangguh, tahan uji dari segala godaan. 

"Dengan ilmu beladiri yang telah dimiliki teman-teman Pesilat Putri bisa gunakan untuk pembelaan diri dari kejahatan, serta bisa untuk membantu sesama dalam mencegah kejahatan disekitarnya" Harap Mochamad Rozak

Sementara itu Wakapolsek Kemalang Iptu Nyoto, SH,.MH.CM yang turut hadir mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Perguruan Persinas ASAD yang senantiasa aktif membantu Kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan tanpa gangguan. 

"Semoga para Pesilat Persinas ASAD senantiasa menjaga kerukunan, soliditas dan kekompakan, baik dengan sesama pesilat Persinas ASAD maupun dengan Perguruan Pencak Silat lainnya" Pesan Iptu Nyoto

"Serta semoga Pesilat Putri ini bisa mempedomani 3 Poin Cerdas Pesilat, yakni Cerdas Akademisinya, Cerdas Sosialnya dan Cerdas Religiusnya" Tutup Iptu Nyoto

Senada dengan Wakapolsek Kemalang, Pembina Persinas ASAD Kemalang H. Sukirno, Spd dalam sambutannya menyampaikan agar para Pesilat menggunakan ilmu bela dirinya untuk perjuangan menjaga NKRI, menegakkan aturan agama dan untuk melawan kejahatan. 

"Walaupun yang mengikuti fisik Persinas ASAD ini adalah para Wanita, maka saya yakin dengan rajin berlatih serta memperbanyak doa, Insya Alloh Pesilat-pesilat Putri ini bisa ikut membantu pemerintah atau pihak Kepolisian serta TNI dalam menjaga Harkamtibmas, dengan selalu mengedepankan kerukunan dan silaturahim dengan semua unsur, baik dari unsur Forkopimcam maupun Organisasi Masyarakat serta Perguruan Pencak silat lainnya" Ujar H. Sukirno

"Tidak kalah penting, semua pesilat agar menjaga ketertiban salat lima waktunya rajin mengaji atau menuntut ilmu demi tercapainya kesuksesan dunia dan akhirot" Tutup H. Sukirno

Demi menjaga keamanan Gelaran Fisik Pesilat Putri Persinas ASAD ini, pihak kepolisian bersama Senkom Mitra Polri turut hadir mengamankan keberlangsungan acara dari awal sampai acara selesai. (Rizal PM)

Sabtu, 03 Desember 2022

Dukung Moderasi Beragama, LDII Jabar Ikut Memberikan 10 Rekomendasi Ini Kepada Kemenag RI



Bandung – DPW LDII Prov. Jabar mendukung pelaksanaan moderasi beragama di Indonesia, salah satunya dengan mengikuti acara Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan yang dilaksanakan Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama RI, di Hotel Mercure Bandung City Center, Rabu-Jumat (30/11 – 2/12). Aspirasi ini akan menjadi dasar kebijakan Kemenag RI untuk membuat peraturan penanganan konflik keagamaan di Indonesia.

Acara dengan tema “Penguatan sinergi kelembagaan dalam penanganan, pencegahan, deteksi dini, dan resolusi konflik keagamaan di Indonesia” ini dihadiri Dirjen Bimas Islam Kemenag Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag Dr. H. Wawan Junaidi, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag Dr. H. Adib, MA., Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jabar Drs. H. Ajam Mustajam, MSi, Kabag Intelkam Polri Brigjen Pol. Dr. Umar Efendi, dan Pokja Moderasi Beragama Hj. Alissa Q. Wahid. Hadir pula ormas keagamaan dari beberapa provinsi. Selain itu, hadir pula pengurus DPW LDII Prov. Jabar yakni Fadel Abrori, S.Pi., MH (Wakil Sekretaris).

Dirjen Bimas Islam Kemenag Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., dalam sambutannya mengatakan, moderasi beragama secara empiris telah dicontohkan Rasulullah saat membangun negeri Madinah dengan kesepakatan masyarakat yang ada disana. Demikian juga dengan Negara Indonesia yang didirikan para founder bangsa dengan kesepakatan bersama yang menerima semua perbedaan.

“Para founder bangsa sepakat membuat konstitusi bersama yaitu Pancasila dan UUD 1945 yang harus dijaga berdasarkan perintah agama untuk mencintai, menjaga dan merawat NKRI.  Kita sebagai penerus harus mengawal agama kita masing-masing sehingga berfungsi instrumental,” ujarnya. 

Kamaruddin menambahkan, agama selalu berorientasi pada kemaslahatan. Kemaslahatan bukan hanya untuk individu namun juga bangsa dan negara. ini harus sama-sama diperjuangkan dan diutamakan. Sehingga sangat naif jika agama dijadikan alat untuk memecah belah bangsa, disabilitas ekonomi dan politik. Justru agama harus menjadi instrumen positif dan kreatif untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang sejuk dan damai. 

“Agama itu merupakan identitas otentik kita. Namun kalau agama dikapitalisasi untuk tujuan tertentu, itu akan menjadi destruktif. Hal ini harus dihindari. Pasalnya, artikulasi Islam Indonesia sebagai artikulasi keberagaman telah menjadi nilai-nilai universal, modernitas yang menjadi model. Kita termasuk sangat baik dalam mengartikulasikan moderasi beragama,” imbuhnya. 

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag Dr. H. Adib, MA mengatakan, Kemenag hingga kini belum memiliki payung hukum untuk mencegah dan menyelesaikan konflik keagamaan di Indonesia. Padahal payung hukum itu merupakan amanat untuk melindungi warga Indonesia dalam melaksanakan ibadahnya.

“Dialog nasional ini untuk mengisi kekosongan di bidang regulasi tentang penanganan konflik. Diharapkan masukan dan aspirasi dari para mitra yang hadir bisa mendorong dibentuknya paying hukum baik berbentuk peraturan menteri atau keputusan Menteri,” urainya.

Adib melanjutkan, konflik terjadi karena ada pendahuluan, faktor utama, struktural dan pemicunya. Kalau ada database, maka konflik bisa dimitigasi, dicegah dan diatasi sejak dini sehingga tidak menjadi konflik. 

“Konflik berdimensi keagamaan kalau dibiarkan akan jatuh korban. Konflik kalau disulut isu keagamaan/sara maka akan menjadi konflik yang masif jika tidak dimitigasi secara awal dan tidak ada pencegahan sistematis dan terintegrasi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jabar Drs. H. Ajam Mustajam, MSi mengatakan, kerukunan beragama di Jabar secara keseluruhan semakin baik. Hal ini bisa dilihat dari kenaikan indeks kerukunan beragama di Jabar pada tahun 2021 yaitu 72,7%. Indeks ini meningkat dibanding tahun 2019, sebesar 64,41%. 

“Kenaikan indeks kerukunan beragama ini mudah-mudahan berdampak baik kepada daerah sekitarnya. Sebab Jabar sebagai daerah penyangga ibukota. Mudah-mudahan bisa menumbuhkan sinergi masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang damai adil dan sejahtera. Sehingga Indonesia tumbuh menjadi negara yang damai dan sejahtera,” urainya.

Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris DPW LDII Prov. Jabar, Fadel Abrori, S.Pi., M.H mengatakan, LDII sejak awal berdiri sudah mendukung pelaksanaan moderasi beragama. Pasalnya, asas organisasi yang digunakan LDII  adalah Pancasila, yang merupakan dasar negara. Dimana seluruh sila Pancasila menggambarkan moderasi beragama.

“Dalam melaksanakan moderasi beragama, LDII menjadikan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai pedoman berkehidupan dan berbangsa. Kami lahir, hidup, sampai meninggal di Indonesia, sehingga kami berkewajiban bisa menjaga keutuhan NKRI dengan semua keberagamannya, termasuk keberagaman agama,” pungkasnya. 

Fadel menambahkan, dalam dialog ini, LDII dan peserta lainnya memberikan 10 rekomendasi kepada Kemenag RI sebagai cara penanganan, pencegahan, deteksi dini, dan resolusi konflik keagamaan di Indonesia. 

"Dari 10 rekomendasi atau masukan itu, sebagian sudah inline dengan program Kemenag RI yang sedang dilaksanakan, dan sebagian sebagai masukan baru," pungkasnya. (Fadel, Rizal PM) 

Kamis, 01 Desember 2022

Rasakan Duka Mendalam Gempa Cianjur, Sako SPN Tingkat Daerah Lampung serahkan Bantuan Kemanusiaan



Bandarlampung (01/12) – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) melalui Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Lampung menyerahkan bantuan kemanusiaan' gempa bumi Cianjur melalui bumbung kemanusiaan kwarda, diserahkan  Kepada Ketua Kwarda Lampung kak Chusnul ia Chalim yang diwakili oleh Wakil Sekretaris 2 kak Paryanto di Ruang Rapim Kwarda Lampung.
turut hadir pula Seksi bidang Abdimasgana kak Vivi,  dan beberapa kakak bid. VI Kwarda Lampung. 

“Bantuan kemanusiaan ini akan disalurkan langsung kepada korban bencana di daerah Cianjur melalui Kwarda Lampung”, Ucap Kak Paryanto

“Terima Kasih atas bantuan kemanusiaan dari Sako SPN Lampung, semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menjadi motivasi untuk organisasi pendukung pramuka di Kwarda Lampung”, Imbuhnya.

Ketua Pinsako SPN tingkat Daerah Lampung Kak Heri Sensustadi mengatakan “Mohon untuk tidak dinilai dari besarnya bantuan, kami ingin berpartisipasi meringankan beban korban bencana”.

Sebagai mahluk sosial sudah semestinya kita saling peduli, saling empati, dan saling membantu kepada sesama, sesuai dengan nilai nilai Dasa Dharma Pramuka yang kedua cinta alam dan kasih sayang sesama manusia dan kelima rela menolong dan tabah. (Heri, Rizal PM) 

Musda V MUI Kab. Tulang Bawang Usai Digelar, Ketua DPD LDII Tulang Bawang Ucapkan Selamat dan Sukses


Tulang Bawang - Gelaran Musda V MUI Kabupaten Tulang Bawang telah usai dilaksanakan, acara yang seyogyanya dibukak oleh Bupati Tulang Bawang Dr. H. Winarti, SE.,MH pada tanggal 29 November 2022 akhirnya diwakili oleh Sekretaris Kabupaten Tulang Bawang Ir. Antoni, M.M, dikarenakan Bupati ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Sekda, Bupati Tulang Bawang berharap semoga Ketua MUI terpilih beserta semua pengurusnya bisa membantu Pemerintah untuk membangun SDM dan juga bisa membantu mensukseskan 25 program Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang.

Turut hadir dalam Musda V MUI Kabupaten Tulang bawang ini diantaranya adalah: Asisten 1 Dr. Achmad Suharyo, Anggota DPRD, Kajari, MA, Kesbangpol, Kapolres dan Pejabat Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang lainnya, serta Pimpinan Ormas Islam baik NU, Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan semua Ketua & Sekretaris MUI dari 15 Kecamatan se-Kabupaten Tulang Bawang.

Munas V ini kembali mendaulat H.Yantori Yurni, SH sebagai Ketum MUI Kabupaten Tulang Bawang 2022 - 2027.
 

Yantori berharap kepada semua pihak terutama para semua pengurus MUI mulai dari tingkat Kecamatan sampai dengan Kabupaten untuk selalu bisa bekerjasama dengan semua stakeholder dalam membantu pemerintah, termasuk dalam mensukseskan 25 program Pemda Tulang Bawang.

"Dan Insya Alloh pada tanggal 15 Desember 2022 nanti baru akan diadakan rapat pembentukan Formatur Kepengurusan MUI yang baru" Tutup Yantori

Usai acara Musda, ketua DPD LDII Kabupaten Tulang Bawang H.Sutino, S.Pd.I mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali H.Yantori Yurni, SH yang dipercaya kembali untuk menahkodai MUI Kabupaten Tulang Bawang 5 tahun kedepan diperiode 2022 - 2027.

"Semoga dalam mengemban amanah bisa selalu berjalan dengan aman serta lebih baik lagi dan selalu mendapat Ridho dari Allah SWT" Tutup Sutino (Rizal PM)

DPW LDII Lampung Hadiri Komsos Yang Diadakan Oleh Korem 043 Gatam Lampung

Danrem 043 Gatam Lampung, Brigjen TNI Ruslan Effendi, SIP


Lampung | DPW LDII Lampung ikuti acara Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Korem 043 Gatam Lampung, pesan Danrem jaga situasi dan kondisi daerah.

Komunikasi Sosial (Komsos)  dengan elemen masyarakat di wilayah Provinsi Lampung Korem  043 Gatam Lampung dibuka oleh Danrem diwakili Kasi Ter Kol. Inf. Risa  Wilsi SH. MH, di Aula Jenderal Sudirman, Korem, Rabu, 30/11/2022.

Kegiatan ini mengambil tema “Generasi Muda Sebagai Wirausaha Milenial Inovatif Berwawasan Kebangsaan”, dihadiri oleh 70 orang tamu undangan.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengajak segenap komponen masyarakat turut berpartisipasi sekaligus mengambil perannya dalam pertahanan negara.

Turut hadir dalam Komsos LDII Provinsi Lampung,  H. Fahdian Iskandar, SE (wakil ketua), sekretaris Drs. Heri Sensustadi, Biro Lisdal Ir.H. Yaumil Khoir,  Biro HAL H. Syakur Efendi, Biro Pemuda Anggi Aris A. Md.


Dalam sambutannya, Danrem Brigjen TNI Ruslan S.I.P yang dibacakan Kasiter Kol. Inf. Risa Wilsi, SH. MH, menyampaikan kegiatan Komsos ini merupakan media untuk memelihara dan meningkatkan kerukunan yang harmonis antara Korem  043 Garuda Hitam dengan seluruh komponen masyarakat guna  menyambung rasa lahir batin serta menunjukkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta bela negara. 

“ Saya mengajak segenap komponen masyarakat untuk turut berpartisipasi sekaligus mengambil perannya dalam pertahanan Negara, demi terwujudnya NKRI yang berdaulat dan sejahtera, “ terang Danrem”.


Lebih lanjut Danrem juga mengajak Komponen Masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan masuknya paham yang tidak sesuai dengan jati diri kehidupan bangsa, yang justru dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat yang akan menjadi potensi ancaman bagi bangsa Indonesia.

Danrem juga mengajak kepada peserta untuk tetap menjaga situasi dan kondusifitas daerah,

"Stabilitas wilayah yang kondusif, ini merupakan modal utama dalam membangun daerah, kondisi ini perlu diupayakan secara nyata dengan melaksanakannya secara bersama-sama untuk mengangkat kembali kualitas kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah provinsi Lampung, “ terang Danrem”.

Sementara itu, Heri Sensustadi sekretaris DPW LDII  saat berdialog menyampaikan apresiasi kepada TNI  Korem 043 Gatam yang telah menyelenggarankan komsos ini, juga program TNI yang sangat menyentuh masyarakat,  misalnya penyuluhan stunting, peduli air bersih, bela negara.

"Kami siap mendukung program TNI dan mengusulkan diadakan bela negara/wawasan kebangsaan  bagi kaum muda" Ujar Heri yang juga wakil bendahara FKUB Lampung ini.

Hadir dalam komunikasi sosial utusan tokoh agama dan adat/masyarakat,  LDII, FKUB, M-PAL, PHDI, PGI W, Keuskupan, Ponpes Al Karomah, Lampung Sai, BEM Mahasiswa. (Heri, Rizal PM)