Kamis, 11 April 2024

Moment Idul Fitri, Ketua PC LDII Jonggol: Pentingnya Menjaga Kerukunan Pasca Pemilu!



Jonggol, Jawa Barat - PC LDII Jonggol menggelar Shalat Idul Fitri di Masjid Al Barokah Jonggol pada Rabu (10/04) yang lalu. Ustadz Mulyadi, dalam tausyiahnya, mengingatkan jamaah sholat idul fitri tentang pentingnya mempertahankan ketaqwaan setelah berakhirnya Ramadan. Beliau menekankan bahwa ibadah harus dilakukan tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga sepanjang tahun.

"Sesungguhnya manusia adalah hamba Allah yang diwajibkan untuk beribadah kepadaNya sepanjang hidupnya. Untuk mendapatkan ridho Allah, kita harus selalu mendekatkan diri kepadaNya," ujar Mulyadi.

Selain itu, Mulyadi juga mendorong para jamaah sholat idul fitri untuk menjaga silaturahim dengan mengunjungi orangtua dan keluarga dekat dalam momen Idul Fitri, agar hubungan tersebut tetap terjaga.

Ketua PC LDII Jonggol, Yudi Agustiana, menyoroti pentingnya menjaga kerukunan pasca pemilu. Yudi menekankan bahwa apapun pilihannya, warga harus tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan.

"Menjaga silaturrahim tidak hanya kepada keluarga, tapi juga kepada sesama warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah setempat. Hal ini penting agar terjalin hubungan harmonis antara sesama warga dan pemerintah," tutupnya. (Eko/Rizal PM)

Rabu, 10 April 2024

Lapangan Kiringan Sumber Menjadi Saksi Kekhusyukan Sholat Idul Fitri LDII Pedan



Klaten – Ribuan warga Pedan dan Trucuk memadati lapangan Kiringan, Desa Sumber dalam rangka pelaksanaan sholat Idul Fitri 1445 H yang digelar oleh Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Pedan pada hari Rabu, 10 April 2024. Bertindak sebagai khotib dan imam sholat adalah Ustadz Khotibnya Khoiruddin Nur, S.Pd.

Pengaturan lalu lintas dan parkir kendaraan jamaah sholat idul fitri dikoordinatori oleh Wiyono, Ketua Senkom Mitra Polri, dibantu oleh Pemuda LDII Kecamatan Pedan dan Trucuk. Beberapa personel TNI dan Polri juga terlihat di sekitar lokasi sholat untuk mengamankan jalannya ibadah.

Ketua PC LDII Kecamatan Pedan, Suwarto, S.PD.SD, yang juga Ketua DMI Pedan mengatakan bahwa pemilihan Lapangan Sumber sebagai lokasi sholat Idul Fitri tahun ini didasarkan pada beberapa pertimbangan. Pertama, lapangan tersebut memiliki luas yang memadai untuk menampung jumlah jamaah yang besar, yakni dari warga LDII dan warga sekitar. Kedua, lokasinya jauh dari hiruk pikuk kendaraan yang lalu lalang sehingga suasana sholat lebih khusyuk. Ketiga, jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor sekretariat PC LDII Kecamatan Pedan.

Alhamdulillah Saya secara pribadi dan atas nama PC LDII Pedan sangat bersyukur atas kelancaran pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1445 Hijriah ini, setelah sebelumnya kita telah melewati sebulan penuh Ramadhan dan hari ini kita bersama-sama melaksanakan Sholat Idul Fitri," kata Suwarto.

Lebih lanjut, Suwarto mengatakan bahwa momen Idul Fitri ini tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk menjalin silaturahmi dan membangun kebersamaan.

"Sholat Idul Fitri ini menjadi ajang bersilaturrahim, merajut dan membangun kebersamaan sebangsa dan setanah air dalam ukhwah Islamiyah, baik dengan warga sekitar maupun sesama warga LDII," tuturnya.

Suwarto juga mengimbau kepada warga LDII untuk menjaga ketertiban berlalu lintas mengingat banyak pemudik dan warga setempat yang keluar rumah untuk bersilaturahmi.

"Warga LDII supaya menjaga ketertiban berlalu lintas mengingat banyak pemudik dan warga setempat yang keluar rumah melaksanakan silaturrahim dan lain-lain," imbuhnya.

Ditempat terpisah, Ketua Senkom Mitra Polri Pedan, Wiyono, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan umat Islam untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Alhamdulillah, syukur kepada Allah SWT kita bisa menjumpai sholat Idul Fitri 1445 Hijriah," kata Wiyono yang juga ketua tim pengamanan sholat idul fitri ini.
Wiyono yang juga ketua FKDM Kecamatan Pedan ini tidak lupa menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah selama perayaan Idul Fitri.

"Senkom Mitra Polri Pedan siap membantu pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri," ujarnya.

"Semoga Idul Fitri tahun ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi kita semua," harap Wiyono. (Rizal PM)

Sabtu, 06 April 2024

LDII Klaten, MUI, FKUB & Kemenag RI Bersatu Bantu Masyarakat: Apa Dampak Positifnya?


Klaten - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Klaten menyelenggarakan kegiatan bakti sosial (baksos) dengan membagikan bantuan sembako kepada warga masyarakat di lingkungan sekitar. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian LDII terhadap masyarakat dan upaya untuk membina hubungan baik antar warga.

Turut hadir bersama Ketua DPD LDII Klaten, Drs. H. Sarjono, M.Tp, diantaranya adalah Ketua Umum MUI Kabupaten Klaten, Drs KH Hartoyo, Kepala Kemenag Klaten, KH. Anif Solihin, S.Ag,. M.Si, Ketua FKUB Klaten, KH Drs Syamsudin Asrofi, M.M, Ketua Komisi Dialog FKUB Klaten Drs Ja'far Rodi, Sekretaris FKUB Klaten, H Moh. Isnaini, S.Pd,.M.Pd, Dewan Penasehat DPD LDII Klaten. 

Sebanyak 1.100 paket sembako dibagikan kepada warga yang membutuhkan pada hari Sabtu, 6 April 2024, bertempat di Kantor DPD LDII Kabupaten Klaten, Jonggrangan, Klaten Utara. 

Pada bulan suci Ramadhan 1445 H kami ingin turut serta ingin merasakan indahnya berbagi walaupun nilainya relatif kecil.

Hari ini kami membagikan 100 paket kepada ojol, difable, yatim, piatu, tukang becak dan warga sekitar. Dan adapun 1.000 paket beras akan kami bagikan ke 7 titik yang akan dipimpin oleh beberapa orang Koordinator Wilayah. 1.000 paket sewilayah klaten itu meliputi Kecamatan Bayat, Ceper, Jatinom, Jogonalan, Wedi, Trucuk dan Kalikotes.

"Baksos ini merupakan agenda tahunan LDII Klaten sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan," papar Sarjono.

 "Sebelumnya, DPD LDII Kabupaten Klaten juga telah mengirimkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Demak," imbuhnya.

Lebih lanjut, Sarjono menjelaskan bahwa LDII Klaten berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. LDII ingin menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

"Harapan kami, LDII dapat terus bersinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya dalam membangun Klaten yang lebih baik," ujar Sarjono.

Kegiatan bakti sosial ini disambut dengan antusias oleh warga masyarakat. Mereka merasa terbantu dengan adanya bantuan sembako yang diberikan oleh LDII.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada LDII atas bantuannya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami," ungkap salah seorang warga penerima bantuan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi LDII dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya. LDII Klaten akan terus berbenah dan meningkatkan kiprahnya dalam berbagai bidang untuk kemaslahatan umat.

Saat melepas keberangkatan armada bantuan sosial dari LDII Klaten ini, Kepala Kemenag Klaten, KH. Anif Solihin, S.Ag,.M.Si, menyampaikan bahwa pembagian sembako dari LDII Berbagi ini Insya Alloh memberikan kesegaran sebagaimana orang yang kehausan diberi seteguk air pastinya akan merasa sangat terbantu, apalagi saat ini harga sembako sangat tinggi. 

"Saya apresiasi dan mudah-mudahan bermamfaat bagi masyarakat klaten pada umimnya, terutama bagi para dhuafa yang sedang diberi cobaan ekonominya yang lemah," Tutupnya.

Dalam penutupan dan doanya, Ketua Umum MUI Kabupaten Klaten, Drs KH Hartoyo, mendoakan semoga Alloh tuhan yang maha kuasa mengabulkan segala keperluan dan hajat LDII ini, yaitu semoga LDII berbagi kepada kaum dhuafa ini dapat meringankan beban warga yang mendapatkan santunan ini. (Rizal PM)

Jumat, 29 Maret 2024

LDII Jadi Tuan Rumah Safari Ramadan Kampung Rejosari Mataram

Lampung Tengah (27/3). Pemerintah Kampung Rejosari Mataram, Lampung Tengah, Provinsi Lampung, menggelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’la, pada Minggu (24/3). Kegiatan itu dihadiri Kepala Kampung Rejosari Mataram, Harsono.

Dalam sambutannya, Harsono mengapreasiasi warga LDII yang menjadi tuan rumah Safari Ramadan tersebut. “Saya mengapresiasi sekali para warga LDII yang mau menjadi tuan rumah safari Ramadan ini. Dan saya perhatikan ketika mengikuti acara dari awal sampai akhir khusuk semua,” ujarnya.

Harsono juga mengimbau masyarakat Kampung Rejosari Mataram untuk meningkatkan kewaspadaan terkait timbulnya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). “Biasanya kalau Bulan Ramadan banyak terjadi pencurian. Seperti yang terjadi beberapa saat lalu. Untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk selalu waspada,” ungkapnya.

Selain itu, saat ini penyakit demam berdarah sedang merebak. Terdapat beberapa pasien demam berdarah dari Kampung Rejosari Mataram. “Saya juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Jaga lingkungan kita supaya tetap bersih karena saudara kita ada yang terjangkit demam berdarah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PAC LDII Abdul Mukmin mengatakan, pihaknya mengapreasi pemerintah kampung yang menggelar safari Ramadan di masjid LDII tersebut. Menurutnya, kegiatan itu sangat positif.

“Kami mengapresiasi Pak Lurah dan rombongan yang berkenan hadir di masjid kami. Ini merupakan kegiatan yang positif, warga kami bisa mengenal program yang dicanangkan oleh pemerintah kampung sekaligus bisa silaturahim,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada salah satu warga yang terjangkit demam berdarah, “Untuk itu, mari kita bersama-sama untuk menjaga kebersihan lingkungan. Terutama kebersihan kamar mandi, selokan, kolam dan lain sebagainya. Karena nyamuk demam berdarah berada pada air yang menggenang,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Muhammad Salim, Ketua Dusun 4 sekaligus Dewan Penasihat (Wanhat) PC LDII Seputih Mataram Junaidi Soleh, Ketua PAC LDII Rejosari Mataram Aris Sulistiono dan Wanhat PAC Mualim.

Dalam kegiatan itu, pihaknya memberikan cindera mata Majalah Nuansa Persada Nusantara. Sedangkan pemerintah kampung memberikan sebuah dispenser.

Rabu, 27 Maret 2024

Hadiri Pemberian Santunan Anak Yatim di Ponpes Wali Barokah, Pemkot Kediri: Saya Berharap, Kebiasaan Menyantuni Anak Yatim Bisa Berlanjut


Kediri (26/03). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah dan LDII Kota Kediri menggelar buka puasa bersama di halaman Kantor Ponpes Wali Barokah, pada Selasa (26/3). Buka puasa bersama tersebut dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim dan 700 paket sembako bagi keluarga tidak mampu.

Mereka yang memperoleh santunan, adalah warga yang berada di Kelurahan Burengan, Banjaran, dan sekitarnya. Acara tersebut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Kediri.

Acara ini juga dihadiri Pimpinan Ponpes Wali Barokah, KODIM 0809, Kapolsek, Tiga Pilar Kecamatan Pesantren, Mojoroto dan Kota. Selain itu acara ini juga mengundang berbagai komunitas dan 12 perguruan pencak silat yang ada di Kota Kediri.

PJ Wali Kota Kediri yang diwakili Sekretaris Daerah, Bagus Alit menyampaikan apresiasi kepada Ponpes Wali Barokah dan LDII yang selama ini aktif berkontribusi dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Kota Kediri. "Saya berharap, kebiasaan menyantuni anak yatim bisa berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadan saja," harapnya.

"Kerukunan di Kota Kediri yang sudah berjalan baik ini bisa terus diturunkan pada generasi penerus, sehingga menjadi kota yang layak huni dan nyaman dikunjungi oleh siapapun dan kapanpun," ujarnya.

Ia menyebut bahwa Ponpes Wali Barokah menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang telah berkontribusi dalam melahirkan generasi muda berilmu dan berakhlakul karimah, "Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam menyiapkan SDM unggul dan berdaya saing untuk merespon berbagai tantangan yang semakin dinamis," imbuhnya.

"Maka saya menyampaikan apresiasi pada LDII dan Ponpes Wali Barokah yang telah berdedikasi tinggi dalam membimbing dan mendidik para santri," pungkasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPD LDII Kota Kediri Agung Riyanto, yang juga Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Ponpes Wali Barokah setiap tahun di bulan Ramadan.

"Ini sebagai upaya meningkatkan ibadah di bulan Ramadan, bulan yang penuh dengan rahmat, lipatan pahala dan ampunan, kesempatan berbagi dengan anak-anak yatim dan dhuafa, sebagai wujud kontribusi positif dari LDII," ujarnya.

Ia juga memaparkan tujuan acara ini untuk menjalin silaturahim dan memperkokoh ukhuwah, sekaligus sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Kediri yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kebersamaan, kerukunan dan kekompakan. "Juga menjadi kota yang kondusif, harmoni, aman, tentram, damai, maju dan sejahtera," tutupnya.